Apa itu Konflik Global

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Apa kabar pembaca? senang rasanya bisa menyapa kalian lagi. Weekend kali ini pada kemana? jalan-jalan? Hang out bareng teman? atau kegiatan yang lainnya? menurut gue sih pada oke dan keren untuk dikerjakan di akhir pekan ini.

Hasil gambar untuk Aksi teror parisOh ya guys, beberapa minggu yang lalu beberapa sosial media terutama Twitter sedang heboh soal aksi teror di kota Paris, Prancis.
Di sosial media twitter, rame-ramenya orang yang menggunakan hastag #PrayForParis .
Peristiwa itu setidaknya 150 orang terkena serangan teror tersebut, ada yang luka-luka dan tewas di tempat.
Tempat kejadiannya pun berbeda-beda, yang gue tahu pasti berada di stadion Stade de France. Pada saat itu sedang dilaksanakan pertandingan persahabatan antara Jerman melawan Prancis. 



Namun, latar belakang dari aksi teror ini apa ya? terus dalangnya siapa? 
Berikut sedikit penjelasannya : 

Militer Perancis ikut serta dalam serangan udara di Irak dan Suriah sejak 19 September 2014 (Operasi Chammal). Bulan Oktober 2015, Perancis menyerang sejumlah target di Suriah untuk pertama kalinya. ISIS menyinggung kampanye serangan udara Perancis dalam klaim serangannya di Paris.
Perancis meningkatkan kewaspadaannya atas ancaman teroris sejak penembakan Charlie Hebdo dan rangkaian serangan terkait pada awal Januari 2015. Perancis juga mengetatkan keamanan dalam negeri menjelang Konferensi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2015 yang rencananya dihelat di Paris tanggal 30 November sampai 11 Desember 2015. Perancis juga melakukan pemeriksaan di perbatasan beberapa minggu sebelum serangan terjadi. Penembakan Charlie Hebdo bulan Januari 2015 terjadi di arondisemen ke-11, tempat berdirinya teater Bataclan. Negara ini juga mengalami beberapa serangan kecil sepanjang tahun 2015, termasuk penikaman tiga tentara di Nice yang sedang menjaga pusat perkumpulan umat Yahudi pada bulan Februari; upaya peledakan pabrik di Saint-Quentin-Fallavier pada bulan Juni yang menewaskan seorang karyawan; dan rencana penembakan dan penikaman di kereta api pada bulan Agustus.
Dua bersaudara Yahudi, Pascal dan Joel Laloux, adalah pemilik teater Bataclan selama lebih dari 40 tahun sebelum menjualnya pada bulan September 2015. Mereka mengatakan bahwa teater ini sering mendapat ancaman karena mendukung Israel secara terbuka. Pada bulan 2011, kelompok "Army of Islam" mengancam teater ini atas alasan tersebut.
Sebelum serangan Paris, ISIS dan cabang-cabangnya mengaku bertanggung jawab atas sejumlah serangan di tempat lain. Pada tanggal 12 November 2015, dua bom bunuh diri terjadi di Beirut, Lebanon, dan menewaskan 43 orang. Tanggal 31 Oktober 2015, Metrojet Penerbangan 9268 yang ditumpangi banyak warga Rusia jatuh di Sinai, Mesir, dan menewaskan 224 orang. ISIS cabang Sinai mengklaim tanggung jawab. Pada hari yang sama pula, algojo utama NIIS, Jihadi John, dikabarkan tewas akibat serangan pesawat nirawak Amerika Serikat dan ISIS terusir dari Sinjar oleh laju pasukan Kurdi

Ternyata latar belakngnya ialah untuk balas dendam, akibat militer prancis menyerang markas-markas ISIS. 

Kasus berikut merupakan salah satu dari akibat konflik Global. Namun apakah kalian tahu apa itu konflik global?
Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.Sementara Global adalah keseluruhan bumi atau dunia.
Jadi kesimpulannya adalah Konflik yang terjadi di hampir seluruh dunia, melibatkan aksi terorisme, perang saudara, perang antar negara, perang Cyber dan sebagainya.

Hasil gambar untuk Konflik global


Konflik global merupakan kendala yang sangat besar di dunia. PBB saja belum bisa mengendalikan konflik global ini, dan malah mungkin menambah buruknya suasan konflik.
Bisa kita saksikan konflik global yang terjadi di Suriah contohnya, atau di negara-negara timur tengah yang tengah dilanda perang saudara, yang melibatkan negara-negara adidaya baik itu Amerika Seikat, Inggris, ataupu Rusia yang tengah-tengah gencar melaksanakan beberapa serangan di sana.

Hasil gambar untuk konflik timur tengah

Konflik global berpengaruh juga terhadap bidang-bidang yang lain seperti pendidikan, ekonomi, sosial, politik di suatu ngera yang terlibat konflik global.





Pendidikan :
Hampir 30 juta anak-anak putus sekolah di negara-negara darurat atau terkena dampak konflik menyusul penargetan ke sekolah dan perpindahan terhadap jutaan anak-anak yang terpaksa meninggalkan rumah dan studi merekaSepertiga dari sekolah baru-baru ini yang disurvei di Republik Afrika Tengah telah terkena peluru, dibakar, dijarah atau diduduki oleh angkatan bersenjata. Lebih dari 100 sekolah telah digunakan sebagai tempat penampungan untuk lebih dari 300.000 orang yang mengungsi selama konflik terbaru di Gaza dan sekarang memerlukan rehabilitasi.Siswa dan guru tewas dan diculik di timur laut Nigeria, termasuk lebih dari 200 anak perempuan sekolah diculik yang belum dibebaskan. Di Suriah, hampir tiga juta anak, setengah populasi sekolah, kini tidak menghadiri kelas secara teratur. Dan sekitar 290 sekolah telah hancur atau rusak dalam pertempuran baru-baru ini di Ukraina.

Ekonomi :
Contohnya saja konflik di Ukraina,dampak konflik Ukraina dapat terasa sampai di luar wilayah Eropa bila jaringan distribusi dunia terganggu. Pasalnya, Ukraina adalah satu penghasil gandum dan jagung terbesar di dunia. Harganya akan meningkat tajam bila kekhawatiran eksport terhenti muncul ke permukaan. Selain itu, konflik politik di Ukraina saat ini memang disebabkan karena kesepakatan perdagangan antara Uni Eropa dan Ukraina.

Dan masih banyak lagi akibat dari konflik global ini, yang tidak dapat dijelaskan satu per satu.

Akibat pokok dari konflik global ini adalah, banyaknya korban jiwa yang berjatuhan, anak-anak, dan wanita menjadi korban, korban yang tak bersalah. Para penerus dari suatu bangsa pun ikut menjadi korban.

PBB harusnya ikut membantu untuk menyelesaikan konflik global ini, PBB juga harus membantu anak-anak yang menjadi korban dan tak ada tempat bernaung, juga kurang mendapat pendidikan yang layak.PBB juga harus membantu untuk menyelenggarakan diplomasi antar kelompok-kelompok yang ikut dalam konflik ini

    Islam adalah agama yang memiliki perhatian besar terhadap cara mengatasi konflik yang terjadi di antara umatnya. Sejumlah ayat Al-Quran menjelaskan bahwa misi penyelesaian konflik menjadi faktor utama diutusnya para nabi dan rasul. Bahkan, kitab-kitab samawi diturunkan pun antara lain bertujuan untuk mengatasi perselisihan yang terjadi di tengah umat manusia. Allah Swt berfirman, “Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah) karena membela orang-orang yang khianat,” (QS. An-Nisa [4]: 105).
    Dengan demikian, jalur hukum dalam Islam memainkan peranan penting guna mengatasi konflik, di samping jalur perundingan damai. Jalur hukum dianggap jalan paling dulu diketahui umat manusia untuk mengatasi perselisihan. Kamudian seiring perkembangan zaman, peradilan pun berkembang hingga sekarang. Sebagaimana diketahui, sebab-sebab berhentinya peperangan dalam Islam tidak jauh berbeda dengan sebab-sebab yang diakui oleh undang-undang internasional kontemporer, yaitu:
    1. menyerahnya pihak lawan;
    2. adanya bantuan untuk mengalahkan lawan;
    3. jalur perdamaian;
    4. terhentinya aktivitas peperangan dengan sendirinya.
    Ketika terjadi perselisihan antara kaum muslimin dengan pihak lain, Rasulullah Saw. dan para sahabat biasanya mengirim sejumlah utusan untuk mengajak mereka berdamai dan masuk Islam. Cara-cara yang ditempuh oleh Rasulullah, para sahabat, dan kaum muslimin tersebut, pada dasarnya bersumber dari Al-Quran, Sunah, dan kitab-kitab fikih. Dengan demikian, cara mengatasi konflik dalam Islam mencakup dua hal.
    Pertama, cara-cara preventif, yang mencakup jalan musyawarah, kebebasan berpolitik dan bernegosiasi, memenuhi perjanjian, dan melakukan amar ma’ruf nahyi munkar. Kedua, cara-cara penindakan, yang meliputi cara mengembalikan persoalan kepada Al-Quran dan Sunah, melakukan perdamaian dan menempuh jalur hukum, dan terakhir adalah jalur peperangan jika benar-benar diperlukan.
    Dari sini jelas bahwa agama Islam melarang kaum muslimin untuk saling memerangi. Sebab Rasulullah Saw. pun mencontohkan dengan mengajak para sahabatnya untuk bekerja sama dan menolak kekerasan. Beliau menyeru mereka untuk berada dalam satu barisan, berpegang teguh pada agama Allah, dan senantiasa menolak perpecahan. Allah Swt. berfirman, “Janganlah kamu berbantah-bantahan yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kehormatan,” (QS. Al-Anfal [8]: 46).
    Kemudian dalam ayat lain, Allah berfirman, “Jika ada dua golongan orang mukmin yang berperang maka damaikanlah di antara keduanya. Jika salah satu di antara keduanya berbuat aniaya terhadap golongan lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu, sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali maka damaikanlah di antara keduanya dengan adil, dan berlaku adillah sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang adil,” (QS. Al-Hujurat [49]: 9).
    Rasulullah Saw. juga bersabda, “Dalam saling mengasihi, mencintai, dan berlemah lembut, orang-orang mukmin diibaratkan sesosok tubuh yang apabila ada salah satu anggotanya yang sakit maka seluruh anggota tubuh lainnya turut merasakan.
    Ayat dan hadis di atas dengan jelas menunjukkan pentingnya perdamaian di tengah umat Islam. Jika terjadi perselisihan atau konflik di antara mereka, maka diselesaikan dengan tahapan cara berikut:
  1. mendamaikan di antara keduanya;
  2. menghadapi pihak yang menentang dan menolak hukum Allah sampai mereka kembali kepada perintah-Nya dan menerima kesepakatan damai.
  3. mendamaikan keduanya dengan adil setelah pihak yang menentang kembali kepada perintah Allah
 Islam juga telah memberitahukan kita tentang cara mengatasi konflik dan menghindarinya.
Oleh sebab itulah kita sebagai generasi yang islami harus menjaga kerukunan antar umat islam, maupun antar umat beragama.

Jadi pada intinya, kita sebagai generasi muda, mari kita tolak konflik. Jangan ada permusuhan diantara kita, sesama manusia. Konflik tak ada gunanya, hanya akan menimbulkan korban, tangis, serta teriakan yang tak akan habis-habisnya didengar.

Baik , sekian yang dapat gue sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf. Apabila ada teman-teman yang ingin mengirim ide atau pokok bahasan untuk yaa bisa dibahas di blog ini, silahkan kirim ide kalian ke 
hadramisuprayogi@gamil.com
atau ke Facebook di Hadrami Suprayogi

Barakallahu, Jazakallah khair
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh

Sumber : 
http://www.understandingislam.or.id/id/suara-damai/52-bagaimanakah-islam-mengatasi-konflik
https://id.wikipedia.org/wiki/Konflik
https://id.wikipedia.org/wiki/Serangan_Paris_November_2015

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa Itu Open Recruitment?

Hibrida : Rekayasa Genetika yang Luar Biasa

Permasalahan Standar Kompetensi Apoteker dan Studi Kefarmasian